Untuk software yang berbasis cloud, kita tidak perlu untuk melakukan setup ini dan itu. Namun, untuk menguji coba program yang kita buat, kita perlu menyiapkannya. Ada beberapa alternatif cara untuk melakukan live testing dengan aplikasi yang sudah kita buat.

Alternatif pertama, yakni jika kita memiliki perangkat Android. Cara ini yang direkomendasikan karena langsung diuji coba dengan perangkat sebenarnya. Selain juga dari sisi performa tidak akan berat (sesuai spek perangkat android), cara live testing ini tidak akan membebani komputer kita. Terlebih jika komputer kita speknya alakadarnya saja.

Untuk alternatif ini, kita harus menginstal aplikasi App Inventor Companion App. Aplikasi ini dapat Anda dapatkan di playstore dengan alamat berikut: https://play.google.com/store/apps/details?id=edu.mit.appinventor.aicompanion3

companion.png

Jadi, setelah kita membuat aplikasi dengan web browser, kita dapat mengujinya melalui aplikasi ini di smartphone kita.

Alternatif kedua, jika kita tidak memiliki perangkat android adalah dengan emulator. Instruksi selengkapnya dapat kita lihat di http://appinventor.mit.edu/explore/ai2/setup-emulator.html. Kapan-kapan kalau memang sempat dan dirasa perlu, akan kita ulas cara ini.

Ada lagi alternatif ketiga, ketika kita juga tidak memiliki koneksi internet tetapi memiliki perangkat android. Pada kondisi seperti ini, tentu kita membutuhkan kabel USB untuk menghubungkan antara komputer dengan smartphone. Dengan ketiadaan jaringan internet, kita harus menyiapkan setup khusus, yakni yang sifatnya offline. Setup installernya terlebih dahulu dengan mendownload di laman ini: http://appinv.us/aisetup_windows (untuk Windows). Untuk instruksi lebih mendalam, silakan pelajari di http://appinventor.mit.edu/explore/ai2/windows.html. Untuk saat ini, saya merasa belum perlu mengeksplore topik ini. Tapi suatu saat, kalau ada waktu longgar kita coba juga.

Advertisements