Saya lagi di Solo, ikut pelatihan dari kantor. Sayangnya, pelatihannya cukup lama. Dua minggu! Memang sih nginep di hotel, tapi kan jauh dari keluarga. Tapi justru jauh dari keluarga inilah saya mungkin bisa fokus merampungkan suatu tunggakan atau menyalurkan satu passion saya: belajar dan berbagi.

Oke, lalu target belajar saya apa?

Yang pertama adalah pendalaman laravel. Ya, sejauh ini saya sudah sering bermain-main dengan laravel. Walaupun kenyataannya saya lebih sering dipermainkan sama laravel. Bagaimana tidak, versinya yang sering banget diupdate tanpa ada compatibility backward seringkali membuat kode-kode yang saya susun menjadi tak berguna. Rombak ulang. 

Kedua,  belajar android instan tapi dengan kualitas yang matang. Wow… Selama ini, jujur saja saya memendam hasrat untuk bisa membuat karya untuk android. Memang sih, kalau membuat instannya saya sudah bisa dengan beberapa tools yang ada di belankltara internet. Tetapi ya begitu, hasilnya seperti mi instan (baca: fitur terbatas kualitas ecek-ecek).

Ketiga, mencoba mempraktikkan yii dengan ekstensi yang minimal. Ya, saya merupakan salah satu orang yang meminati konsep minimalis. Sepanjang bisa dibuat sederhana, buatlah sederhan.

Keempat, belajar bahasa python. Waduh, masih mau belajar. Lha iya dong, meski sudah tahu sintaks dasarnya, hingga kini saya masih belum ada karya yang basisnya adalah bahasa python.

Kelima, belajar Vuejs. Nah, mengapa vuejs? Karena framework javascript ini seperti menuju sebuah kematangan fungsional dengan tetap memberikan prerequisite yang membumi.

Itu saja dulu, semoga bisa terwujud walau hanya 80 persen. Eh, tapj saya pernah dengar kalau pasang target harus yang tinggi. Contohnya, kalau kita ingin nilai yang bagus (jayyid) mala harus targetkan nilai sempurna (mumtaz).

Terakhir, bentuk nyata dari pembelajaran itu adalah artefak yang berupa perangkat lunak serta buku.

Semoga sukses!!

Advertisements